Harga Emas Global Cetak Rekor Baru, Investor Nikmati Kenaikan Hampir Dua Kali Lipat dalam Dua Tahun

 

 Harga emas dunia kembali mencatatkan rekor tertinggi sepanjang masa pada perdagangan hari ini, memperpanjang tren penguatan yang telah berlangsung selama enam hari berturut-turut tanpa koreksi berarti. Kondisi ini menunjukkan dominasi kuat aksi beli di pasar global.

Pada sesi perdagangan, harga emas sempat menyentuh level tertinggi baru di US$5.111 per troy ounce sebelum stabil di kisaran US$5.087 per troy ounce, atau naik sekitar 1,99% dibanding perdagangan sebelumnya. Penguatan beruntun ini menandakan sentimen pasar yang masih sangat positif terhadap aset logam mulia tersebut.

Jika melihat perkembangan dua tahun terakhir, kenaikan emas tergolong sangat impresif. Pada awal 2024, harga emas masih berada di sekitar US$2.311 per troy ounce. Artinya, dalam kurun waktu dua tahun, harga emas hampir mengalami kenaikan dua kali lipat. Kondisi ini memberikan dampak positif bagi investor emas, termasuk pemilik emas digital, yang menikmati peningkatan nilai investasi hingga mendekati 100%.

Kenaikan emas kali ini tidak hanya didorong oleh faktor teknikal, tetapi juga oleh sejumlah faktor fundamental global. Ketegangan geopolitik, kebijakan moneter longgar di berbagai negara, risiko inflasi yang masih membayangi, serta ketidakpastian ekonomi dunia menjadi pendorong utama investor beralih ke emas sebagai aset pelindung nilai sekaligus aset pertumbuhan.

Bahkan, emas kini menjadi aset dengan kapitalisasi pasar terbesar di dunia, melampaui berbagai instrumen investasi lainnya. Hal ini menegaskan posisi emas sebagai tujuan utama investor global di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.

Meski demikian, harga emas yang sudah berada di level sangat tinggi membuat strategi investasi perlu disesuaikan. Strategi akumulasi rutin dinilai kurang optimal pada kondisi harga puncak seperti saat ini. Sebaliknya, strategi pembelian sekaligus (lump sum) dengan target jangka pendek dinilai lebih efektif, terutama untuk memanfaatkan volatilitas pasar yang masih tinggi.

Analis juga menilai bahwa periode setelah Lebaran berpotensi menjadi fase penting, di mana pelaku pasar besar mulai melakukan aksi ambil untung. Kondisi ini dapat memicu perubahan sentimen pasar dan meningkatkan risiko koreksi harga.

Oleh karena itu, investor disarankan tetap berhati-hati, menjaga disiplin strategi investasi, serta menerapkan manajemen risiko dengan baik mengingat emas kini telah berada di level historis tertinggi.



Sumber : Laku Emas

redaksifajarnews

Subscribe to receive free email updates:

0 Response to "Harga Emas Global Cetak Rekor Baru, Investor Nikmati Kenaikan Hampir Dua Kali Lipat dalam Dua Tahun"

Posting Komentar